Follow Me

https://1.bp.blogspot.com/-7sKaocL8tP0/VxsMNxow7UI/AAAAAAAAADo/XJb2w6ahbco6fI2y4eF5oLfEZj7ieYnFgCLcB/s1600/ads_728.png

Produsen Furniture Olympic Mengembangkan Kawasan Superblok 30 Hektar

Olympic City

PropertiLaunch.com, Jakarta- PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CIS) yang merupakan produsen furniture dengan aneka merek yaitu salah satunya adalah Olympic serius untuk bisa masuk dalam bidang bisnis properti. Melalui PT Olypic Bangun Persada (OBP) ini melansir sebuah proyek kawasan superblok Olympic City dengan luas 30 ha di koridor jalan Raya Jakarta –Bogor (Jalan Kaum Sari), Cibuluh, Bogor Utara, kota Bogor, Jawa barat. Sebelumnya CIS mengembangkan kawasan proyek properti Commercial and Business District (100 ha) di pinggir jalan tol Jagorawi. Lokasinya tidak jauh dari sirkuit Sentul yang akan dilintasi kereta ringan atau LRT (Light Rail Transit) Cibubur-Bogor. Untuk tahap pertama 60 unit gudangnya telah habis terjual. Sampai dengna saat ini dipasarkan Olympic Residence.

Pengembangan Olympic City yang akan menghabiskan investasi dengan total Rp 20 triliun tersebut dibagi dalam tiga tahapan. Untuk tahap pertama adalah berupa kawasan proyek terpadu (mixed use) mencakup hotel, apartemen dan SOHO (Small Office Home Office) dan Mall. Tahap kedua adalah rumah sakit dan universitas serta rumah tapak yang ada di tahap terakhir. Lokasi proyek properti ini juga hanya berjarak 5-6 km dari pusat kota Bogor seperti Kebun Raya Bogor dan juga IPB International Convention Centre dengan lokasi di jalan Raya Padjajaran.

Proyek properti menyasar untuk kaum menengah urban yang menginginkan hunian yang nyaman, sejuk dan juga modern tetapi tetap berada di tengah kota. Melihat juga kawasan kota Bogor yang juga dikenal sebagai wilayah central of agricultural Industry sebab aset alam yang juga melimpah.

Meski berada di fase ketiga, pada tahap pertama dipasarkan rumah tapak dengan alasan kebutuhan di kota Bogor masih tinggi. Untuk tahun depan baru mulai fokus untuk proyek properti high rise. Untuk tahap awal dipasarkan 29 unit dari rencana total sebanyak 130 rumah tapak yang dikembangkan di klaster Pine Garden.

Rumah dua lantai tipe 52/72, 65/84, 74/106 dan 79/104 dijual dengan harga Rp 700 juta – Rp 1,1 miliar per unit. Pengembang mentargetkan pendapatan 15 persen – 20 persen lebih tinggi dari nilai investasi Pine Garden yang mencapai Rp 120 miliar.

Proyek properti ini juga diuntungkan dengan pembangunan jalan tol lingar luar Bogor (Bogor Outer Ring Road/BORR). Lokasi kami sekitar 50 meter dari exit tol Cibuluh. Pembangunan stasiun LRT di kawasan Tanah Baru, 300 meter dari lokasi proyek properti, tentunya juga akan memberikan banyak pilihan transportasi bagi penghuni Olympic City nantinya. Selain itu juga akan ada stasiun Sukaresmi yang hanya berjarak 500 meter dari lokasi proyek properti ini. Untuk fasilitas stasiun ini masih dalam tahap konstruksi.
previous article
Newer Post
next article
Older Post



Post a Comment

no

Name

Email *

Message *