Memperluas Lahan 300 Hektar, Pengembang Harvest City Merilis Masterplan Baru

Harvest City

PropertiLaunch.com, Jakarta- Pengembang Harvest City, PT Dwigunatama Rintisprima mendapatkan ijin penambahan lahan 300 ha menjadi total 1.350 ha. Melihat akan penambahan lahan tersebut, pengembang merilis masterplan baru. Perumahan dengan skala kota (township)  yang gerbang pertamanya ada di lokasi jalan Raya Cileungsi – Jalan Transyogi (Jalan Alternatif Cibubur), kabupaten Bogor (Jawa Barat). 80 persen lahannya ada di kabupaten Bekasi dan 20 persen di kabupaten Bogor.

Melihat dari sisi perubahan paling terlihat di master plan baru ini adalah dari sisi penambahan area komersial dan bisnis (CBD) dari 70 ha menjadi 400 ha, dengan lahan 200 ha di antaranya adalah merupakan kawasan central business district (CBD). Perubahan tersebut dilakukan sebagai respon terhadap pembangunan jalan tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) 2 Cimanggis (tol Jagorawi) – Cibitung (tol Jakarta-Cikampek) atau Cimaci yang salah satu gerbangnya ada di jalan Raya Setu dekat dengan kawasan area Harvest City yang ada di wilayah kabupaten Bekasi.

Perluasan kawasan area tersebut juga diikuti dengan rencana untuk pelabaran jalan boulevard utama perumahan dari gerbang di lokasi Jalan Raya Cileungsi – Transyogi sampai gerbang kedua di lokasi jalan Setu Sari, tidak jauh dari rencana gerbang tol Cimaci di Setu tersebut, dari empat lajur akan menjadi enam lajur. Begitu juga dengan gerbang yang diperlebar dan dipercantik. Di sepanjang jalan utama perumahan ini juga dikembangkan kawasan komersial, tempat rekreasi, olahraga, pendidikan serta lifestyle dan juga bisnis. Yang telah ada fasilitasnya antara lain adalah Harvest Box, lapangan futsal, tempat rekreasi air, sekolah, restoran dan juga ruko. Yang nanti akan dan sedang dibangun adalah kawasan outbound Hobbit Hill, kampung China, Narma Supermarket, danau Harvest Walk dan Gegaz Gokart. 

Pengembang juga mempersiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk redesign master plan dan juga penambahan fasilitas. Sementara dalam jangka menengah panjang, pengembang Harvest City mempersiapkan lahan 15 ha untuk pembuatan danau sedalam 25 meter sebagai sumber air baku untuk instalasi pengolahan air bersih mandiri.

Pengembang Harvest City sampai dengan saat ini memasarkan rumah di klaster Sakura Daisuki (300 unit), Sakura Emiko (300 unit) dan Sweet Alba (250 unit) dengan harga Rp 250 juta – Rp 400 juta per unit. Favoritnya adalah rumah tipe 22/60 di Sakura Daisuki sebab harganya paling terjangkau.

Untuk tahun ini, pengembang Harvest City mentargetkan penjualan Rp 400 miliar. Tiga bulan menjelang tutup tahun telah tercapai Rp 320 miliar (80 persen). Nantinya pengembang akan meluncurkan dua klaster baru dengan tipe rumah terkecil ukuran 29 m2 dan rumah menengah ukuran 100-200 m2 dengan harga mulai Rp 1 miliar per unit.

Comments